![]() |
| Ilustrasi/Helikopter Mi-17 milik TNI AD bawa bantuan korban tsunami Mentawai |
Yagobing - Sebuah helikopter milik TNI Angkatan
Darat jenis Heli Bell 412 dilaporkan hilang kontak dari pengawas Bandara
Tarakan Kalimantan Utara, Kamis, 24 November 2016.
Data Badan SAR Balikpapan menyebutkan, helikopter yang membawa
logistik untuk pasukan pengamanan di perbatasan antara
Indonesia-Malaysia itu membawa empat orang kru.
Tujuan penerbangan helikopter adalah Desa Long Bawan, yakni sebuah
desa yang berada di belantara di wilayah Kecamatan Krayan Kabupaten
Nunukan Kalimantan Timur. Desa ini memang hanya bisa diakses lewat jalur
udara.
Oktafianus, Kepala Seksi Operasional Basarnas Balikpapan mengatakan,
helikopter ini terbang sekitar pukul 10.54 dari Bandara Tarakan. "Pukul
10.57 kontak terakhir dengan Tarakan Tower dan diarahkan untuk kontak ke
Malinau Tower," kata Oktafianus.
Hingga kemudian pada pukul 11.16 terjadi kontak pertama dengan
Malinau Tower dan kemudian terjadi lagi komunikasi pada Malinau Tower
sekira pukul 11.16 dan menyebutkan posisi berada di 8 nauctical mile
dari Malinau.
"Sejauh ini belum ada info lagi soal heli itu," kata Oktafianus.
M Asri Sattar/Kalimantan Timur
Dikutip dari : viva.co.id

0 Comments