![]() |
| Ilustrasi/Anggota Front Pembela Islam (FPI) |
Yagobing - Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan
Rakyat Ali Taher Parasong menilai rencana salat Jumat bersama di jalan
saat unjuk rasa 2 Desember 2016 tidak bermasalah.
Menurutnya selama pelaksanaan itu tidak mengganggu, maka salat Jumat
juga tidak perlu dipersoalkan. "Sepanjang itu enggak ganggu, ya enggak
masalah," kata Ali di DPR, Kamis, 24 November 2016.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini berpendapat, rencana salat
jumat itu hanya perlu koordinasi antara peserta unjuk rasa, kepolisian
atau juga Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"Jangan sampai nanti timbul persoalan baru jika dilarang," ujar Ali.
Menurut Ali, hendaknya pihak keamanan harusnya memandang peserta
unjuk rasa bukan laha sebagai lawan atau musuh. Ali berpandangan bahwa
mereka adalah bagian dari dinamika demokrasi Indonesia yang berkembang.
"Lihat rakyat seolah bagian dari dinamika demokrasi yang mesti dibina, diayomi dan diarahkan," kata Ali.
Dikutip dari : viva.co.id

0 Comments